3 menit baca
7 Cara Mempercepat Respon Customer Service Tanpa Menambah Tim
Waktu respons yang lambat jarang disebabkan oleh kurangnya orang. Tujuh perbaikan berikut memangkas waktu tunggu pelanggan dengan tim yang sama.
Ketika pelanggan mengeluh lambat dibalas, reaksi pertama biasanya menambah admin. Padahal sering kali waktunya habis untuk hal yang bisa dihilangkan. Coba tujuh langkah ini lebih dulu.
1. Saring pertanyaan yang berulang
Hitung berapa persen chat yang isinya sama: harga, jam buka, ongkos kirim, status pesanan. Pertanyaan seperti ini bisa dijawab chatbot dalam hitungan detik, sehingga agen hanya memegang kasus yang butuh pertimbangan.
2. Satukan semua kanal ke satu inbox
Berpindah antara aplikasi WhatsApp, Instagram, dan email memakan waktu, dan pesan mudah terlewat. Dengan satu antrean, tidak ada kanal yang lupa dibuka.
3. Siapkan balasan tersimpan
Untuk jawaban yang tetap perlu diketik manusia, sediakan templat yang tinggal disesuaikan. Selain lebih cepat, jawaban antar agen menjadi konsisten.
4. Kumpulkan informasi sebelum agen masuk
Banyak waktu terbuang untuk bertanya "nomor pesanannya berapa?" lalu menunggu. Biarkan chatbot atau formulir singkat meminta data dasar lebih dulu, sehingga agen bisa langsung bekerja saat membuka percakapan.
5. Atur prioritas dan pembagian
Tanpa aturan, semua orang mengerjakan chat yang paling mudah dan yang sulit menumpuk. Tetapkan siapa menangani jenis kasus apa, dan pastikan percakapan dibagi merata agar tidak ada agen yang kebanjiran sementara yang lain menganggur.
6. Pasang batas waktu dan peringatannya
Tentukan target, misalnya balasan pertama dalam lima belas menit pada jam kerja, lalu pasang peringatan sebelum batas itu terlewat. Peringatan yang datang setelah terlambat tidak menolong siapa pun.
7. Ukur, lalu perbaiki yang paling lambat
Lihat waktu respons per jam dan per jenis kasus. Biasanya ada pola yang jelas: jam makan siang, Senin pagi, atau satu jenis keluhan tertentu. Perbaiki titik itu lebih dulu, bukan semuanya sekaligus.
Yang sebaiknya tidak dilakukan
- Mengirim "mohon ditunggu" otomatis tanpa pernah menindaklanjuti. Ini memperbaiki angka, bukan pengalaman pelanggan.
- Menutup tiket cepat-cepat agar laporan terlihat bagus, padahal masalahnya belum selesai.
- Menyembunyikan jalan ke manusia supaya chat ke agen berkurang.
Bagaimana Kiwi Assist membantu
Kiwi Assist menjawab pertanyaan berulang lebih dulu, meneruskan sisanya ke agen bersama ringkasan percakapan, dan menghitung waktu respons terhadap SLA yang Anda tetapkan. Semua kanal masuk ke satu antrean. Selengkapnya ada di halaman helpdesk dan sistem tiket.